Prosedur dan Cara Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Saat kita pergi jalan-jalan ataupan kita ke gedung-gedung tertentu, kita terkadang melihat tabung berwarna merah yang terpajang di dinding. Pertama kali melihatnya terkadang kita bertanya-tanya, apa fungsi alat itu dan bagimana menggunakannya?. Untuk itu saya akan mencoba menjelaskan apa dan bagaimana alat ini digunakan.

Alat pemadam kebakaran api ringan atau yang lebih dikenal dengan istilah APAR merupakan salah satu alat yang digunakan dalam keadaan darurat untuk memadamkan api yang sifatnya kecil atau masih terkontrol. Alat ini sering kita lihat terpajang di dinding gedung-gedung yang besar seperti perusahaan, gedung pemerintah dan yang paling mudah kita lihat adalah di rumah sakit serta sekarang ini kita sudah banyak melihatnya di tempat-tempat umum.

Untuk dapat menggunakan alat ini secara benar, kita perlu mengikuti suatu pelatihan dengan materi fire safety, pelatihan ini sering diikuti oleh petugas-petugas kesehatan dan petugas lain seperti satpam, dan bahkan karyawan suatu perusahaan dan kepemerintahan, sebab keamanan dan keselamatan pada suatu tempat itu sangatlah penting terutama mengenai kejadian kebakaran.

Bagaimana dan apa yang harus kita lakukan saat menemukan kobaran api ?.

Pada saat kita berada pada suatu tempat dan menemukan suatu kobaran api, pertama kali yang harus dilakukan adalah

  • Menekan alarm kebakaran atau menghubungi operator tempat tersebut.
  • Jika memungkinkan, padamkan dengan peralatan yang tersedia (APAR dan hidran kebakaran).
  • Segera tinggalkan ruangan jika keadaan tidak memungkinkan, jangan pikirkan barangsebab keselamatan lebih penting.
  • Perlu diingat bahwa pada saat menuju keluar, jangan sekali-kali menggunakan lift.

Jika terkurung dalam ruangan atau terperangkap dalam asap apa yang harus dilakukan?

  • Jika memungkinkan, hubungi operator gedung dengan telepon
  • Beri tanda yang menarik perhatian, berteriak sambil melambaikan kain yang berwarna terang dari jendela.
  • Bernapaslah pendek-pendek sambil merangkak menyelamatkan diri.
  • Ingatlah bahwa pada ruangan yang telah dipenuhi asap, jangan sekali-kali berdiri tetapi merangkaklah untuk mencari jalan keluar, sebab asap sifatnya adalah mencari tempat yang lebih tinggi sehingga pada bagian lantai ruangan akan lebih mendapat oksigen yang lebih banyak.

Bagaimana menggunakan APAR dengan benar dan sesuai SOP?.

Prosedur penggunaan APAR yang benar dapat kita lakukan dengan mengingat singkatan T-A-T-S, yaitu sebagai berikut :

  • Terlebih dahulu, cari dimana APAR di tempatkan dan cek apakah APAR tersebut terisi dan apa jenis isi APAR tersebut.
  • Jika telah di cek maka ambil tabung APAR dari tempatnya dengan cara miringkan kurang lebih 5-10 cm lalu tolak ke atas.
  • Taruh APAR tersebut pada lantai yang datar atau pada meja, kemudian atus posisi APAR tersebut dengan pin mengarah ke kita dan miringkan tabung APAR kurang lebih 5-10 derajat. kemudian mulailah prosedur T-A-T-S, yakni :
  1. Tarik pin atau segel pada APAR, catatan : jangan memegang kedua katup pada APAR agar saat menarik pin tidak terjepit.
  2. Arahkan selang ke api dengan memegang ujung selah bukan pada tengah selang agar kita dapat mengarahkan APAR dengan baik.
  3. Tekan pengatup pada apar.
  4. Semprotkan ke sumber api dengan jarak yang aman yaitu sekitar 3 meter dari sumber api. Catatan : sebelum menyemprotkan APAR kesumber api, kita harus memperhatikan arah angin, jangan berlawanan arah dengan angin agar memadamkan api dapat lebih mudah dilakukan.

Demikianlah sedikit Prosedur Dan Cara Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Yang Harus Di Ketahui yang saya bagikan kali ini, semoga dapat bermanfaat untuk kamu. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan dibagikan kepada teman dan keluarga agar sama-sama merasakan manfaatnya, Sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *